Home » » Teknologi Display Monitor

Teknologi Display Monitor


Monitor

      Piranti yang menghasilkan output berupa teks dan gambar gerak/diam.
      Ukuran monitor dalam satuan Inchi
      Resolusi Monitor diukur dalam pixel, contoh 1024x768 pixel (1024 barisx768 kolom)
      Dot Pitch menunjukkan jarak antara 2 pixel
      Semakin dekat jarak dot pitch, gambar yang dihasilkan semakin halus
      Contoh: 28dp = 28/100 mm
      Kecepatan Refresh menunjukkan jumlah pemancaran ulang  piksel/detik, sehingga tampilan piksel tetap jelas.
      Semakin tinggi kecepatan refresh, tampilan layar akan terlihat lebih nyata
      Kecepatan refresh dalam Hz
      Monitor yang baik minimal refresh 75Hz ( dalam 1 detik citra ditampilkan 75X)
      Color Depth (kedalaman warna); jumlah bit yang dipergunakan untuk menyimpan ketentuan tentang sebuah pixel, menentukan variasi warna yang dihasilkan.

Adapter Monitor

      CGA (Color Graphic Adapter); 1981,memiliki 4 variasi warna dengan resolusi 320x200 pixel
      EGA (Enhanced Graphic Adapter); 1984,memiliki 16 warna dengan resolusi 640x350 pixel
      VGA (Video Graphic Adapter); 1987, digunakan pada mesin 386&486
      SVGA (Super Video Graphic Array); 800x600 pixel,16 juta warna
      XGA (Extended Graphic Array); 1024x768 pixel, 65.536 warna
      SXGA (Super Extended Graphic Array); 1280x1024
      UXGA (Ultra Extended Graphic Array); 1600x1200

Cara Kerja Monitor

         Prinsip kerja monitor konvensional, monitor CRT (Cathode Ray Tube), sama dengan prinsip kerja televisi yang berbasis CRT. Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya.
         Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.
         Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.
         Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.
         Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur.
         Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atau monitor.


Jenis-jenis Monitor
2. LCD (Liquid Crystal Display)
3. Plasma Gas




Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Supported : Ende Batak | Sihotang Blog
Copyright © 2011. Blog Bang Bolon - All Rights Reserved
Template Modify by Bataknesia
Proudly powered by Blogger